Rabu, 21 Februari 2018

Workshop DPD LDII Sumedang: "Menuju Sumedang Senyum Manis 2018"

Foto bersama seusai kegiatan di gerbang pendopo, Kompleks Induk Pemkab Sumedang (30/1)

Setelah menggelar penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan di Makodim 0610/Sumedang (baca artikel di sini), DPD LDII Kabupaten Sumedang menggelar lokakarya "Parenting Skill" dengan tema "Optimalisasi Peran dan Fungsi Ibu" bagi ibu-ibu  anggota PKK, Posyandu,  Majlis Taklim, dan ibu rumah tangga. di kota Sumedang dan sekitarnya.  Kegiatan lokakarya berlangsung di Pendopo Induk Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Sumedang, Kamis, 30 Januari 2014.  Lokakarya menghadirkan pemateri  Dra. Hj. Nana Maznah Prasetyo, M.Si.  dan Ibu Siti Khoirunnisa, S.Sn., M.Pd.

Lokakarya kerja sama DPD LDII Kabupaten Sumedang dengan mitranya S.A.T.U Consulting - Lembaga Psikologi dan Bantuan Mediasi Jakarta. Kegiatan lokakarya dimulai pukul 10.00 WIB didahului pembacaan ayatsuci Al-Qur'an oleh ustad Icang Hermawan, kemudian menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua DPD LDII Sumedang, ustad H. Usep Aziz Solehuddin memberikan sambutannya. Menurut Ketua DPD bahwa kegiatan lokakarya ini dalam rangka program kerja pengurus DPD LDII Kabupaten Sumedang bidang pemberdayaan perempuan.  Dengan lokakarya ini kaum ibu diharapkan mendapat pencerahan, sehingga tidak hanya menjalankan kewajiban rutinitas saja di rumah, tetapi ada perubahan lebih baik dengan pengetahuan yang diperoleh.  Tak lupa ustad H. Usep Aziz mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang telah memberikan fasilitas pendopo untuk digunakan dalam melaksanakan program DPD LDII Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dapat dimaknai sebagai kontribusi LDII  untuk masyarakat dan diharapkan peserta dapat menularkan pengetahuan diperoleh di lingkungan masing-masing.

Kegiatan lokakarya dibuka secara resmi oleh staf ahli Bupati bidang Pembangunan, Bapak H. Ayi Rusmana, S.IP, M.Si.  Dalam sambutannya, Bapak H. Ayi Rusmana, S.IP, M.Si  mengungkapkan bahwa kegiatan diadakan LDII selaras dengan visi misi Kabupaten Sumedang terutama nomor dua yakni mengembangkan sumber daya manusia  kabupaten Sumedang yang sehat, cerdas, terampil, dan produktif.  Staf Ahli Bupati ini juga membacakan sambutan Bupati Sumedang, Bapak Drs. H. Ade Irawan, M.Si. Bupati mengucapkan terima kasih dan rasa syukurnya bisa berkumpul bersilaturahmi bersama pada lokakarya Parenting ini, Menurut beliau, anak-anak merupakan aset dan generasi penerus kehidupan berbangsa dan bernegara di kemudian har dan bekal bagi orang tuanya hingga akhirat kelak. Pembinaan dan pembentukan watak anak tak bisa dipisahkan dengan peran dan fungsi keluarga.

Foto Bersama staf ahli Bupati, pimpinan SATU Consulting dan Pengurus DPD LDII Kab. Sumedang

Bupati mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap dapat mengantarkan anak-anak menjadi penerus bangsa dan pembangunan yang berkualitas. "Saya berharap, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap perwujudan salah satu misi, tepatnya misi kedua, yakni   mengembangkan sumber daya manusia  kabupaten Sumedang yang sehat, cerdas, terampil, dan produktif yang dilandasi nilai-nili keimanan dan ketakwaan dalam upaya perwujudan visi pemerintah kabupaten Sumedang yakni "Sumedang Senyum Manis 2018" yang tertuang dalam Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014-2018" demikian pernyataan Bupati dibacakan oleh staf ahlinya dihadapan pengurus LDII, staf SATU Consulting dan sekitar 150 peserta yang hadir.

Acara selanjutnya penyerahan cinderamata dari pimpinan S.A.T.U. Consulting kepada Ayi Rukmana, S.IP., M.Si dan juga diberikan kepada Ketua DPD LDII Sumedang, ustad H. Usep Aziz Solehuddin dilanjutkan kegiatan foto bersama dengan jajaran pengurus DPD LDII Sumedang.

lokakarya
Lokakarya langsung dipandu oleh Dra. Hj. Nana Maznah Prasetyo, M.Si.  dan Siti Khoirunnisa, S.Sn., M.Pd dengan cara berintekasi langsung dengan peserta.  Untuk memperjelas penjelasan, dalam lokakarya ini digunakan media infokus yang bisa dilihat di layar.

Ibu Hj. Nana menjelaskan bahwa sejak lulus kuliah telah aktif memberikan konsultasi dan mediasi berhubungan dengan keluarga. Ibu Kelahiran Singapura, 25 September 1950 ini memiliki visi hidupnya untuk memberdayakan kaum perempuan agar dapat menggunakan semua kekuatan atau potensi diri dalam menyelesaikan masalah-masalah hidup sehingga menjadi pribadi yang mantap, kebutuhan diri terpenuhi, bagian dari keluarga yang berarti, memiliki aktivitas sosial yang bermakna bagi keluarga dan orang banyak.

Menyinggung masyarakat Sumedang, alumnus Psikologi Unpad dan Psikologi Pendidikan UPI Bandung ini menyebut etos dan watak Sunda, yakni cageur, bageur, bener. singer, dan pinter.   Ibu Hj. Nana mengungapkan saatnya masyarakat Sumedang menggenggam kembali kejayaan masa lampau.  Sumedang telah melahirkan pemimpin nasional yang tangguh, seperti: Ali Sadikin, Umar Wirahadikusumah, dan sebagainya.  Adanya sejumlah perguruan tinggi terkemuka di tanah air di Jatinangor Sumedang  harus dimanfaatkan untuk studi dan dinikmati masyarakat daerah penghasil tahu ini. (Baca tautan ini: Jatinangor Bercita Nusantara)

 Hj. Nana membahas fungsi dan peranan ibu di dalam keluarga berkaitan dengan pola asuh anak, model pendidikan,  hingga hal-hal ilmiah berkaitan fungsi dan peran dengan susunan otak kiri dan kanan  dan pengembangan diri kaum ibu.





 Peserta lokakarya antusias mengikuti materi (foto: dewa)

Kegiatan berlangsung atraktif sehingga terasa hangat di tengah terpaaan angin kencang menerpa ruang pendopo. Di akhir acara diadakan tanya jawab dengan posisi membuat lingkaran besar.  Hj. Nana memberikan hadiah kepada seorang ibu berusia di atas 60 tahunan yang hadir sebagai peserta. "Sebagai apresiasi saya bagi ibu yang tetap bersemangat menimba pengetahuan," ujarnya.  Acara berakhir pada pukul 12.30 WIB. Seluruh peserta mendapatkan seminar-kid berupa materi, snak, dan makan siang dalam nasi dus. Sebelum kegiatan berakhir, seluruh peserta dan narasumber berfoto bersama di gerbang pendopo. *** (dewa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar