Kamis, 22 Maret 2018

Silaturahmi Bersama Kapolda dan Kapolres

Foto bersama Kapolres di  sela acara "Silaturahmi dengan Kapolda Jawa Barat". Bersama mengajak menciptakan suasana damai dan kondusif, meskipun berbeda warna dan  pilihan.   Lokasi : Polres Sumedang, 21 Maret 2018 (akb)
 Sebagai ormas Islam, Ketua  LDII berkesempatan bertemu Kapolda Jawa Barat. Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si.  dan Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata, S.IK.  di acara "Silaturahmi dengan Kapolda Jabar"  di Polres Sumedang, 21 Maret 2018. (akb)

Kunjungan PAC LDII Ciherang di Kantor Desa Ciherang

 Kepala Desa Ciherang, Iwan Gunawan (ketiga dari kiri) dan Sekretaris Desa, Taufik Hidayah (keempat) menerima kunjungan PAC LDII Ciherang yang dipimpin oleh Ketua PAC, Cucu Syamsudin (kelima)

Kunjungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII  Ciherang Sumedang Selatan  diterima oleh Kepala Desa, Iwan Gunawan dan Sekretaris, Taufik Hidayah.   Kunjungan ini dipimpin Ketua PAC,  Cucu Syansudin pada hari Selasa, 20 Maret 2018.  Pengurus lainnya menemani kunjungan ini adalah Jajang Abdul Fatah (Sekretaris), Suntoro, dan Fiki.

Minggu, 18 Maret 2018

Kisah Nabi Adam AS



Setelah Allah s.w.t. menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya,laut-lautannya dan tumbuh-tumbuhannya,menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya, mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Tertidur Seratus Tahun


Pada suatu hari ketika 'Uzair memasuki kebunnya yang subur dengan pepohonan yang hijau daunnya dan lebat buahnya. Hatinya terpesona dengan keindahan pemandangan kebunnya. Ia pun memetik beberapa buah-buahan untuk dibawa pulang. Setelah itu ia  pulang dengan keledainya sambil menikmati keindahan alam sekitarnya. Ia tidak sadar bahwa keledai yang ditungganginya telah tersesat jalan. Setelah sekian lama barulah ia sadar bahwa ia telah berada di suatu daerah yang tidak dikenali serta sudah jauh dari desa tempat tinggalnya.

‘Uzair memperhatikan sekeliling daerah yang asing itu.